Parenting
Screen Time Ideal untuk Anak Usia Dini: Yuk Kenali Batas Penggunaan Gawai
Kamis, 08 Oktober 2026
Gawai sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari, termasuk bagi anak usia dini. Tablet atau ponsel memang dapat digunakan untuk hiburan maupun belajar, tetapi penggunaannya tetap perlu diperhatikan agar tidak mengurangi waktu anak untuk melakukan aktivitas lain yang penting bagi tumbuh kembangnya.
Lalu, bagaimana cara orang tua mengatur screen time anak agar tetap seimbang?
1. Tentukan Waktu Khusus untuk Menggunakan Gawai
Membuat jadwal sederhana dapat membantu anak memahami kapan waktunya menggunakan gawai dan kapan waktunya melakukan aktivitas lainnya. Orang tua bisa menentukan waktu penggunaan screen time sesuai dengan usia dan kebutuhan anak.
Selain memberikan batas waktu, pastikan anak tetap memiliki kesempatan untuk bermain, beristirahat, berinteraksi dengan keluarga, dan melakukan aktivitas tanpa layar.
2. Kenali Durasi Ideal Sesuai Usia Anak
Kebutuhan screen time setiap anak berbeda tergantung usianya. Berikut panduan umum yang bisa menjadi acuan orang tua:
- Usia 0-18 bulan: Sebaiknya hindari screen time, kecuali untuk video call bersama keluarga.
- Usia 18-24 bulan: Jika ingin dikenalkan, pilih tayangan berkualitas dan tonton bersama orang tua. Batasi sangat singkat.
- Usia 2-5 tahun: Maksimal 1 jam per hari untuk program edukatif berkualitas, dan tetap didampingi orang tua.
- Usia 6 tahun ke atas: Buat batas waktu yang konsisten dan pastikan tidak mengganggu waktu tidur, belajar, dan aktivitas fisik.
Panduan ini bisa disesuaikan kembali dengan kesepakatan dan kebutuhan keluarga.
3. Dampingi Anak Saat Menggunakan Gawai
Sebisa mungkin, orang tua tidak hanya memberikan gawai lalu membiarkan anak menggunakannya sendiri. Temani anak dan perhatikan tontonan atau permainan yang dipilih.
Pendampingan juga dapat menjadi kesempatan untuk mengajak anak berbicara. Misalnya, setelah menonton sebuah cerita, orang tua bisa bertanya, “Menurut kamu, kenapa tokohnya melakukan itu?” Dengan begitu, penggunaan gawai dapat menjadi aktivitas yang lebih interaktif.
4. Seimbangkan Screen Time dengan Aktivitas Tanpa Layar
Anak membutuhkan berbagai pengalaman untuk belajar dan berkembang. Setelah menggunakan gawai, ajak anak melakukan aktivitas tanpa layar seperti bermain, menggambar, bercerita, atau membaca buku bersama.
Membaca dapat menjadi salah satu pilihan aktivitas yang menyenangkan untuk menggantikan waktu di depan layar. Ajak anak memilih buku anak yang sesuai dengan usia dan minatnya, kemudian luangkan waktu untuk membaca bersama.
5. Buat Aturan yang Konsisten
Aturan penggunaan gawai akan lebih mudah dipahami anak jika diterapkan secara konsisten. Orang tua dapat membuat kesepakatan sederhana, misalnya tidak menggunakan gawai saat makan, menjelang tidur, atau ketika sedang melakukan kegiatan bersama keluarga.
Yang terpenting bukan sekadar melarang anak menggunakan gawai, tetapi membantu anak belajar mengenali bahwa ada waktu untuk screen time dan ada waktu untuk melakukan aktivitas lainnya.
Mengatur screen time anak usia dini bukan berarti harus menghilangkan penggunaan gawai sepenuhnya. Orang tua dapat membantu anak menemukan keseimbangan antara waktu menggunakan layar dengan aktivitas lain yang mendukung tumbuh kembang, seperti bermain, berinteraksi, beristirahat, dan membaca buku.
Yuk, ciptakan keseharian anak yang lebih seimbang dengan memberikan kesempatan untuk mengeksplorasi berbagai aktivitas menyenangkan, termasuk membaca. Bersama MARICA, mari jadikan membaca sebagai salah satu aktivitas seru tanpa layar yang dapat menemani anak belajar dan berimajinasi.
#MARICA #ScreenTime #ScreenTimeAnak #AnakUsiaDini #Membaca #BukuAnak #Parenting
Tuesday, 20 October 2026
Baca Selengkapnya
Monday, 5 October 2026
Baca Selengkapnya
Thursday, 1 October 2026
Baca Selengkapnya
Platform edukasi Calistung terbaik untuk anak-anak Indonesia