Halo teman marica yang hebat! 👋 Di suatu siang yang cerah di Semarang, Mari dan Caca sedang asyik bermain di sekolah TK mereka. Di depan mereka, ada tumpukan balok warna-warni yang siap diubah menjadi apa saja! Tahukah kalian, bermain balok itu bukan cuma seru, tapi juga bisa jadi pelajaran matematika yang asyik, lho! Yuk, kita intip petualangan matematika mereka!
Mari mengambil dua balok merah dan satu balok kuning. "Caca, lihat! Aku punya dua balok merah dan satu balok kuning!"
Caca ikut menghitung. "Betul! Jadi, kalau digabungkan, dua balok merah ditambah satu balok kuning, jumlahnya ada tiga balok!" Ini adalah cara mereka belajar menghitung dan penjumlahan sederhana.
Kemudian Mari menumpuknya menjadi menara. "Kalau aku punya lima balok, tapi aku pakai dua balok untuk dasar menara, sisa berapa balokku?"
Caca berpikir sebentar. "Hmm, lima dikurangi dua sama dengan tiga! Jadi sisa tiga balok!" Mereka belajar pengurangan sambil bermain.
"Balok ini bentuknya kotak!" seru Caca sambil memegang balok berbentuk kubus. "Dan yang ini, bentuknya panjang seperti pintu, ini namanya persegi panjang!"
Mari mengambil balok berbentuk segitiga. "Kalau ini, bentuknya seperti atap rumah! Ini namanya segitiga! Setiap segitiga punya tiga sisi dan tiga sudut!" Mereka jadi tahu berbagai bentuk geometri yang ada di sekitar mereka.
Mereka juga menemukan balok berbentuk silinder. "Wah, ini balok bulat! Ini namanya silinder!" kata Mari. "Bentuknya seperti kaleng atau botol!"
Mari dan Caca mulai membangun menara. "Menaraku lebih tinggi dari menaramu, Caca!" kata Mari bangga. Mereka belajar membandingkan tinggi.
"Tapi menara Ayah yang kamu buat kemarin itu paling tinggi dari semua menara kita!" Caca menambahkan. Mereka juga belajar urutan tinggi dari paling rendah sampai paling tinggi.
Caca lalu memegang dua balok berbeda. "Balok ini lebih besar daripada balok yang kecil ini!" Ini mengajarkan mereka perbandingan ukuran antara besar dan kecil.
"Ayo kita buat pola!" ajak Caca. Dia menata balok dengan urutan: merah-biru-merah-biru.
"Aku tahu! Ini pola warna!" kata Mari sambil melanjutkan pola yang sama. "Sekarang coba kita buat pola ukuran: balok besar-balok kecil-balok besar-balok kecil!"
Dengan bermain balok, mereka belajar mengidentifikasi dan membuat pola, yang merupakan dasar penting dalam matematika.
Mari dan Caca mencoba membuat dua bangunan yang sama persis. "Kita harus meletakkan balok yang sama di sisi kiri dan kanan agar bangunannya terlihat simetris!" kata Mari.
Mereka berusaha membuat bangunannya mirip cermin, satu sisi sama persis dengan sisi lainnya. Ini adalah awal dari pemahaman konsep simetri dalam geometri.
Wah, ternyata banyak sekali ya pelajaran matematika yang bisa didapatkan Mari dan Caca hanya dari bermain balok! Dari menghitung, mengenal bentuk, membandingkan ukuran, membuat pola, sampai memahami simetri. Jadi, teman marica, jangan ragu untuk bermain balok ya, karena kalian bisa jadi jago matematika sambil bersenang-senang!
#Marica #AnakTK #Matemarica #Matematika
Sunday, 14 December 2025
Baca Selengkapnya
Thursday, 11 December 2025
Baca Selengkapnya
Tuesday, 25 November 2025
Baca Selengkapnya
Platform edukasi Calistung terbaik untuk anak-anak Indonesia