Event
Marica Bedah Bisnis Berbasis Intellectual Property di Kelas Startup UKRIM
Jumat, 07 November 2025
Yogyakarta – Suasana berbeda menyelimuti Kelas Startup di Universitas Kristen Immanuel (UKRIM). Jika biasanya mahasiswa berkutat dengan teori bisnis konvensional, kali ini mereka diajak menyelami dunia industri kreatif yang dinamis melalui sesi kuliah tamu spesial. Kehadiran Marica memberikan warna tersendiri dengan membawa wawasan praktis mengenai pengembangan Intellectual Property (IP) dan pemanfaatannya dalam bisnis modern.
Kegiatan yang diikuti oleh 40 mahasiswa ini diawali dengan pemaparan materi mendalam oleh Bapak Rizky, M.Kom. Dalam sesi ini, beliau membuka wawasan mahasiswa mengenai apa itu IP dan bagaimana mengembangkannya menjadi model bisnis yang menguntungkan. Mahasiswa diajak melihat berbagai contoh IP yang telah mendunia, membedah bagaimana sebuah karakter atau cerita sederhana dapat bertransformasi menjadi berbagai jenis produk yang memiliki nilai ekonomi tinggi.
“Kunci dari bisnis kreatif masa kini adalah kekuatan IP. Kami di Marica membuktikan bahwa dari karakter yang kuat, kita bisa melahirkan ekosistem produk, mulai dari media pembelajaran hingga merchandise, yang semuanya saling mendukung,” ungkap Bapak Rizky di sela-sela pemaparannya.
Teori tersebut langsung dibuktikan melalui studi kasus nyata dari IP andalan Marica, yaitu karakter Mari dan Caca. Mahasiswa diperlihatkan bagaimana duo karakter ini telah sukses diadaptasi ke dalam berbagai bentuk, mulai dari buku cerita, animasi, hingga learning kit yang mendukung metode play based learning. Penjelasan ini membuka mata para mahasiswa bahwa IP lokal memiliki potensi besar untuk bersaing jika dikelola dengan strategi yang tepat.
Sesi tidak berhenti pada materi di layar presentasi. Suasana kelas seketika berubah menjadi riuh dan penuh semangat saat masuk ke sesi praktik. Didampingi oleh fasilitator, para mahasiswa diajak memainkan "Geometry Treasure", sebuah board game edukasi yang merupakan salah satu produk turunan dari IP Mari dan Caca.
Melalui game ini, mahasiswa merasakan langsung bagaimana konsep play based learning diterapkan. Mereka melihat bagaimana sebuah permainan papan tidak hanya seru dimainkan, tetapi juga bisa menjadi media edukasi yang efektif. Produk ini menunjukkan bahwa pembelajaran dasar, seperti pengenalan bentuk geometri atau bahkan persiapan calistung untuk anak usia dini, dapat dikemas menjadi produk bisnis yang menarik melalui pendekatan IP.
Kunjungan ini diharapkan menjadi pemantik semangat bagi mahasiswa UKRIM untuk mulai melirik potensi bisnis berbasis IP. Marica telah menunjukkan jalan bahwa inovasi di bidang pendidikan, khususnya yang membantu anak belajar calistung dan logika dasar, memiliki pasar yang luas jika dikemas dengan kreativitas.
“Melihat antusiasme teman-teman mahasiswa hari ini, saya optimis akan lahir banyak creator baru. Kami berharap Marica bisa terus berkolaborasi dengan UKRIM untuk mencetak wirausahawan muda yang paham cara memanfaatkan IP,” tambah Rizky.
Kunjungan ke kelas startup UKRIM ini menjadi bukti komitmen Marica dalam memajukan ekosistem pendidikan dan bisnis kreatif. Dengan mempopulerkan metode play based learning, Marica tidak hanya membantu anak-anak Indonesia agar lebih gemar belajar calistung, tetapi juga menginspirasi generasi muda untuk mengembangkan IP lokal yang mampu berdampak luas bagi masa depan Indonesia.
Sunday, 14 December 2025
Baca Selengkapnya
Thursday, 11 December 2025
Baca Selengkapnya
Tuesday, 25 November 2025
Baca Selengkapnya
Platform edukasi Calistung terbaik untuk anak-anak Indonesia